PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk berkomitmen mengembangkan bisnis usaha mikro, kecil, dan menengah melalui Pos Pemberdayaan Keluarga di Jatim.
"Upaya itu juga seiring dengan amanah yang diembankan oleh Gubernur Jawa Timur. Hal tersebut agar kami dapat berkontribusi pada pembangunan daerah dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat," kata Direktur Utama Bank Jatim R Soeroso, di Surabaya, Rabu.
Menurut dia, komitmen itu diwujudkannya dengan mengundang Gubernur Jawa Timur dalam pertemuan kerja. Agenda itu melibatkan berbagai pihak seperti Yayasan Damandiri, Paguyuban Rektor se-Jawa Timur, dan Bank UMKM Jawa Timur.
"Acara pertemuan kerja tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU antara Bank Jatim, Yayasan Damandiri, dan Bank UMKM Jawa Timur tentang penyaluran kredit yang telah dilakukan beberapa waktu lalu," ujarnya.
Ia optimistis, pertemuan yang merupakan tindak lanjut kegiatan sebelumnya itu dapat merealisasi kesamaan visi dan misi. Khususnya dalam bentuk hubungan kerja sama sehingga pada masa mendatang terjalin sinergitas kerja yang baik.
"Dengan demikian, jalinan kerja sama ini mampu memberdayakan masyarakat kecil," katanya.
Ia menambahkan, dalam pertemuan kerja tersebut juga dipaparkan fungsi dan peranan masing-masing instansi terkait program kerja sama yang diusung. Salah satunya, pemberdayaan keluarga melalui pengembangan wirausaha dan peningkatan usaha ekonomi produktif keluarga pada POSDAYA.
"Seperti diketahui Yayasan Damandiri dengan berbagai program kerjanya terus fokus mewujudkan maksud dan tujuannya di bidang sosial. Mereka juga aktif di bidang kemanusiaan termasuk memberdayakan keluarga dan masyarakat yang tertinggal," katanya.
Sementara, kata dia, dengan kerja sama menggandeng Perguruan Tinggi/Universitas, Lembaga Keuangan Bank dan Non-Bank, Organisasi Masyarakat, dan jajaran Pemerintah Daerah (Provinsi dan Kabupaten/Kota), Yayasan Damandiri mencoba memberdayakan keluarga/masyarakat di seluruh pelosok daerah di Indonesia melalui POSDAYA. Dalam pelaksanaannya, pemberdayaaan keluarga melalui POSDAYA sampai menurunkan tenaga akademisi dari berbagai universitas yang tergabung dalam Paguyuban Perguruan Tinggi di seluruh Jatim.
"Jumlahnya ada 103 perguruan tinggi lain termasuk Perguruan Tinggi Agama Islam di Jawa Timur mengadakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik POSDAYA. Dari program tersebut telah berhasil membentuk 12.939 POSDAYA di seluruh desa dan kampung-kampung serta masjid di seluruh Jatim," katanya.
Sementara, yakin dia, potensi itu akan dibina dan diberdayakan lebih lanjut menjadi entrepreneur baru tingkat pedesaan. Bahkan, diharapkan mampu tumbuh menjadi motor penggerak perekonomian daerah melalui penyaluran kredit produktif dari bankjatim ataupun Bank UMKM Jawa Timur.
"Dalam rangka meningkatkan penyaluran kredit produktif khususnya di sektor mikro dan kecil, kami juga akan memperluas akses keuangan kepada para pelaku usaha yang belum bankable sehingga tidak lagi terkendala dalam mengajukan pinjaman kepada bank," katanya.
Kamis, 06 Agustus 2015
Bank Jatim Kembangkan Bisnis UMKM Melalui POSDAYA
Related Posts:
Program Kelompok Tani "Pangan Makmur " Menghadapi Swasembada Pangan 2017 Untuk merealisasikan target swasembada pangan yang dijadikan fokus pemerintahan Jokowi, Kementerian Pertanian melakukan akselerasi dengan cara perb… Read More
Ribuan Pencari Kerja Datangi Bursa Kerja Surabaya Sebanyak 6.020 pencari kerja mendatangi Bursa Kerja Terbuka (Job Market Fair) yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Surabaya di Balai Pemuda … Read More
UNIT USAHA PAVING “MAKARYO JOYO” UNIT EKONOMI PRODUKTIF (UEP) PAVING “MAKARYO JOYO” Dusun Krajan RT 15 RW 03 Karangsuko Usaha paving makaryo joyo adalah sebuah unit usaha … Read More
Produksi BATU BATA MERAH Batu bata merah merupakan salah satu bahan material sebagai bahan pembuat dinding. Batu bata terbuat dari tanah liat yang dibakar sampai berwarna… Read More
Produk Unggulan Seluruh Desa Se Kecamatan Pagelaran Kecamatan Pagelaran yang terdiri dari 10 desa, saat ini saling berlomba-lomba dalam menciptakan lapangan pekerjaan dari mulai Produk Usaha Mikro Ke… Read More
0 komentar :
Posting Komentar